PSIS Semarang Kepikiran Muka Anyar Persela Lamongan di Tangan Iwan Setiawan, Penasaran Ya?

PSIS Semarang bakal bertemu dengan Persela Lamongan dalam laga perdana kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, Sabtu (4/9/2021). Partai yang diperkirakan akan berjalan seru dan menarik.

Mahesa Jenar amat superior tiap bertemu klub asal Kota Soto itu. PSIS Semarang belum sempat takluk dari Laskar Joko Tingkir dalam lima laga terakhir. Empat kemenangan selalu dipetik dan satu partai lainnya berakhir seri.

Pada musim 2018, Mahesa Jenar sukses menang 3-1 di markas dan seri 1-1 di kandang Laskar Joko Tingkir. Pada musim 2019, PSIS Semarang kembali menang 2-0 dan 1-0. Sampai pada musim 2020 yang digugurkan akibat wabah virus Corona, lagi-lagi Mahesa Jenar menaklukkan Persela Lamongan.

Meskipun begitu, Mahesa Jenar tidak ingin terbuai dengan catatan mengesankan itu. Laskar Joko Tingkir dianggap sebagai musuh yang berat dan merupakan klub berkarakter sebagai kontestan penuh tradisi asal Jatim.

Faktor itu diakui oleh juru racik Mahesa Jenar, Imran Nahumarury menyongsong laga. Laskar Joko Tingkir disebutnya sebagai klub yang susah ditebak kemampuannya, terlebih dengan adanya sosok Iwan Setiawan, juru taktik anyar mereka.

Pada kompetisi Liga 1 2019, Mehesa Jenar memang lebih unggul atas Laskar Joko Tingkir secara head to head. Tetapi di klasemen akhir, Persela bisa melampaui posisi PSIS Semarang dengan berjarak satu angka.

"Persela yang dulu bukan yang sekarang, sehingga perlu kami mengantisipasi," tegas Imran Nahumarury dalam konferensi pers, Jumat (03/09/2021).

Pernyataan tidak jauh berbeda ikut dilontarkan oleh winger serang tumpuan Mahesa Jenar, Septian David Maulana. Ia menilai seluruh punggawa bahkan sosok pelatih asal Medan itu dalam taktiknya butuh diwaspadai.

"Semua pemain lawan (Persela) bagus dan harus diwaspadai, punya wajah berbeda dengan kehadiran coach Iwan," jelasnya.

Eks arsitek Persija Jakarta itu dikenal sebagai nahkoda yang sudah banyak makan asam garam dibalik faktor-faktor kontroversialnya. Imran menilai kehadiran sosok Iwan Setiawan membawa perubahan besar bagi Laskar Joko Tingkir, terutama cara tampil dan susunan timnya.

"Persela musim kemarin tidak bisa jadi ukuran. Dengan hadirnya coach Iwan pasti ada perubahan dan pasti persiapan mereka lebih banyak diaplikasi pemain," terang Imran Nahumarury.

Sekarang dengan masuknya mantan pelatih Persebaya Surabaya itu membikin tampilan Laskar Joko Tingkir mengalami perubahan cukup mencolok. Selain mempertahankan tim lama, beberapa punggawa berkarakter masuk diantaranya Syahroni, Iman Budi Hernandi, dan Gian Zola yang diboyong dari Persib.