Persib Bandung Tidak Berhasil Beraksi Sebab Kompetisi Liga 1 Diundur Lagi, Pelatih Pangeran Biru: Ini Tidak Profesional

Ajang Liga 1 2021/2022 diputuskan diundur oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) karena kembali melonjaknya angka Corona di Indonesia. Faktor ini amat disayangkan oleh juru racik Persib Bandung, Robert Alberts, yang menilai pengunduran ini sebagai bentuk sikap tidak profesional.

Dengan penundaan ini, kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim 2021/2022 konsepnya baru bakal dilaksanakan akhir Juli atau Agustus 2021. Bahkan tidak menutup kemungkinan pengunduran bakal berlangsung sampai September 2021. Padahal seluruh tim, termasuk Maung Bandung, sudah mengadakan persiapan yang mantap.

"Saya tidak menemukan adanya alasan logis dan terlihat tidak ada rasa menghormati terhadpa semua orang yang bekerja di dunia sepak bola karena ketika semua sudah siap, seseorang menghentikannya lagi. Ini bukan hal yang baik, tidak sopan, dan tidak profesional," tegas Robert Alberts di Bandung, Kamis (01/07/2021).

Sepak bola di berbagai penjuru dunia memang sudah kembali bergulir, seperti faktornya di Eropa. Juru racik asal Belanda itu menyesalkan faktor itu belum mampu terwujud di Indonesia.

"Sepak bola di Indonesia berhenti karena alasan internal, kemudian kami sebagai pecinta sepak bola harus menerima dan memperlihatkan kesetiaan kepada Persib dan sepak bola Indonesia karena kami percaya liga akan kembali dimulai," ucap pelatih Persib Bandung itu.

Persiapan anak didiknya untuk bersua dengan Barito Putera dalam partai pekan perdana Liga 1 menjadi sebuah kehilangan besar dan amat susah untuk diterima. Alasannya tentu sebab tim asal Kota Kembang itu sudah mengadakan persiapan yang mantap.

"Kami sudah mengikuti semua protokol kesehatan dan tanggung jawab untuk memperhatikan klub. Bahkan Euro bisa dilihat, di mana sejumlah tim terinfeksi COVID-19, baik pemain atau ofisialnya, tapi itu menjadi hal yang normal. Tentu mereka yang terinfeksi harus menjalani karantina sebagai bagian dari protokol kesehatan," tegas Robert.

Sementara di Indonesia, menurut arsitek berusia 66 tahun itu, menjadi satu-satunya negara yang wajib lebih dulu melakukan turnamen untuk mampu memperoleh izin menghelat ajang.

"Kami semua mengikutinya sebagai bentuk dukungan kepada sepak bola Indonesia. Kami menjadi satu-satunya negara di Asia yang sudah lebih dari satu tahun tidak bermain sepak bola," ucap Robert.

"Kami juga tetap setia kepada Persib dan sepak bola Indonesia, walau tentu saja saya sangat kecewa karena liga masih belum bisa dimulai seperti yang sudah disepakati dan diizinkan sebelumnya," lanjut pelatih berusia 66 tahun itu.

Leave a reply "Persib Bandung Tidak Berhasil Beraksi Sebab Kompetisi Liga 1 Diundur Lagi, Pelatih Pangeran Biru: Ini Tidak Profesional"

Author: 
    author