Gelandang Bali United Berbicara Chemistry Sektor Tengah Timnya dan Piala AFC

105 views

Rizky Pellu sudah resmi berkostum Bali United sejak 18 Maret 2021. Sang pemain sekarang siap untuk menjadi bagian berharga dari tim asal Pulau Dewata tersebut.

Bareng Serdadu Tridatu, amunisi berusia 28 tahun itu tetap memakai nomor punggung yang sama dengan waktu lima tahun berkostum PSM Makassar, yaitu 19. Selama kurang dari tiga bulan berseragam Bali United, ia bisa melesakkan satu brace dari empat laga yang dilakoninya selama Piala Menpora 2021.

Saat itu kesempatan hadir lantaran Diego Assis mau tidak mau harus menepi lantaran cedera yang dialami usai Serdadu Tridatu meladeni Persib Bandung dalam partai pembuka Grup D Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Kini ada winger lain yang hadir. Bukan pilar baru, tapi lebih tepatnya punggawa yang kembali dari peminjaman, yaitu Melvin Platje dan Brwa Nouri. Sudah lebih satu pekan kedua amunisi itu sudah bareng klub dan beradaptasi lagi dengan Rizky Pellu dan Diego Assis yang merapat ke Bali United ketika Nouri dan Melvin dipinjamkan.

Dalam beberapa kali sesi latihan, eks pemain PSM Makassar itu selalu mengisi pos sektor tengah bareng Nouri dan Stefano Lilipaly. Ada Melvin Platje di depan sebagai striker sayap.

Sepertinya, Stefano Cugurra, sang nahkoda, ingin pemain kelahiran Kota Ambon itu dan punggawa lain cepat beradaptasi bareng skuat. Sang pilar pun mengaku kalau tidak ada masalah dalam proses adaptasi, terutama dengan Nouri di sektor tengah Bali United.

"Tidak ada masalah karena saya sudah lama mengenal beberapa pemain. Saya juga sudah beberapa bulan di sini. Bersama Nouri, saya tidak ada masalah walau dia baru kembali bergabung," ujar gelandang baru Bali United itu.

Kolaborasi punggawa berpostur tinggi 177cm itu dengan amunisi berusia 34 tahun ini dan striker asal Belanda itu akan tampak saat Serdadu Tridatu bermain di Piala Wali Kota Solo yang bakal berlangsung pada 22 sampai 27 Juni mendatang. Tetapi, nahkoda asal Brasil itu pun telah membikin acara uji tanding sebelum bermain di turnamen pramusim tersebut.

Kemungkinan besar Persis Solo dan PSIM Yogyakarta yang menjadi lawan tanding mereka. Setelah Piala Wali Kota Solo berakhir, Serdadu Tridatu sudah wajib bertanding di Piala AFC pada 30 Juni mendatang.

Itupun dengan catatan Piala AFC tidak tertunda lantaran melihat keadaan saat ini, dimana venue partai untuk zona Asia Tenggara masih belum ditentukan. Kesempatan laga Piala AFC untuk Grup G, H, dan I pun tertunda cukup besar.

Tetapi, eks gelandang Timnas Indonesia U-19 itu tidak mau memikirkannya. Sebagai pilar, dia cuma fokus berlatih dan bersiap. Bisa saja laga tetap diadakan sesuai jadwal.

Cuma saja mantan pemain Mitra Kukar itu menilai jeda waktu Piala Wali Kota Solo dan Piala AFC amat mepet. Sekali lagi, kalau jadwal tidak berubah.

"Sebagai pemain, saya menilai jadwalnya terlalu dekat. Tapi, kami masih perlu uji coba karena lama tidak bermain. Piala Wali Kota Solo bagus untuk persiapan, yang pasti saya dan teman-teman di Bali United siap untuk Piala AFC," pungkasnya.