Selebrasi Unik, M. Rafli Ketika Menghadapi Persela Lamongan, Demi Kenang Tokoh Persik

Ada pemandangan menarik saat bomber muda Arema FC, M. Rafli, menciptakan gol indah dari tendangan bebas di gawang Persela Lamongan pada duel jornada keenam Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti Cikarang Kabupaten Bekasi, Rabu (03/10/2021).

Pemain asal Malang ini yang menjebol gawang Ravi Murdianto pada menit ke-34 langsung berlari ke sisi kanan gawang Laskar Joko Tingkir. Di layar televisi tidak jelas siapa yang memberikan baju putih berlukis almarhum HA Maschut.

Ketika selebrasi pilar Arema FC itu menerima dan memakai baju bertuliskan "We Love You" tersebut. Usut memiliki usut, ternyata malam itu merupakan 40 hari wafatnya ayah mertua Waketum PSSI, Iwan Budianto, yang pila sempat jadi bos Singo Edan.

HA Maschut meninggal dunia pada 25 Agustus 2021 di Malang. Ia adalah mantan Walikota Kediri periode 1999-2009. HA Maschut tokoh utama yang berjasa membangkitkan Persik ketimbang Singo Edan. Almarhum mengangkat Macan Putih mulai dari Divisi 2 sampai kasta teratas pada kurun waktu 2002-2009.

Pada Divisi Utama 2003, HA Maschut dan Iwan Budianto sempat membawa beberapa punggawa Singo Edan ke Persik. Gerakan Iwan Budianto ini pun menerbitkan reaksi negatif dari Aremania.

Akibatnya, pria berusia 47 tahun ini pernah dibenci Aremania. Tetapi, bedol desa itu dijawab sang pria dengan melambungkan Persik Kediri sebagai kampiun Divisi Utama, kasta teratas di Indonesia waktu itu.

Pembajakan punggawa Arema itu menjadi penyulut persoalan antara Aremania dan Persikmania. Selebarasi striker berusia 22 tahun ini dengan menggunakan baju bergambar HA Maschut diinginkan menjadi momen keharmonisan dua kelompok pendukung Malang dan Kediri.

Inilah indahnya sepak bola. Kebencian tidak bakal langgeng. Kasih sayang menaklukkan seluruh dendam dan kebencian. Tokoh berjasa bakal terus dikenang sepanjang masa.

Sementara itu, Singo Edan sukses meneruskan tren positif di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Arema menaklukkan Persela Lamongan dengan skor 3-0 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (03/10/2021). Dua brace diciptakan oleh Carlos Fortes, sementara satu brace lain dicetak oleh Muhammad Rafli.

Ini merupakan kemenangan paling besar Singo Edn dalam enam duel yang sudah dilakoni ajang kasta teratas Indonesia musim 2021/2022. Sebelumnya, klub asal Malang ini tidak sempat melesakkan lebih dari satu brace di satu duel.

Padahal sektor serang Singo Edan selalu memperoleh banyak peluang, dan permasalahan penuntasan akhir ini sudah teratasi sekarang.

Juru taktik Singo Edan, Eduardo Almeida, tampak bahagia dengan peningkatan itu. Apalagi tambahan tiga angka tentu membikin posisi mereka naik dari peringkat 10 mendekati papan atas dengan 9 angka.

"Hari ini kami sama seperti pertandingan lainnya, bermain sangat bagus. Bedanya, sekarang kami bisa memanfaatkan peluang untuk membuat sebuah gol. Ini yang membedakan dari pertandingan sebelumnya. Jadi kami bisa meningkatkan kualitas tim," ujar pelatih Arema FC asal Portugal itu.