Persipura Jayapura Kesusahan Melesakkan Gol, Pelatih Mutiara Hitam Tidak Terkejut Dengan Penampilan Gemilang Adilson Maringa

Penjaga gawang Arema FC, Adilson Maringa, menjadi pahlawan kemenangan klubnya saat meladeni Persipura Jayapura pada jornada kelima kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Rabu (29/09/2021). Sang kiper banyak mengadakan penyelamatan sehingga Singo Edan mempertahankan keunggulan 1-0 sampai duel di Stadion Madya, Senayan, Jakarta itu berakhir.

Penampilan kiper kelahiran Brasil itu dalam duel itu memang menuai banyak sanjungan. Begitu banyak sanjungan dari Aremania tampak di media sosial untuk sang penjaga gawang.

Tetapi, juru taktik Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago, menilai penampilan penjaga gawang berusia 31 tahun ini bukanlah faktor yang mengagetkan. Sang pelatih menyebut sudah terbiasa melihat permainan bagus sang kiper.

"Dari dulu, mungkin teman-teman bisa melihat track record yang ada. Saya pelatih asing pertama yang membawa banyak kiper asing. Dulu di Persebaya mendatangkan Zheng Cheng (China). Kemudian di Persipura ada Yoo Jae-hoon (Korea Selatan)," ujar Jacksen.

"Kalau kiper asing yang datang ke sini, pasti lebih menonjol. Dari teknik dasarnya lebih sempurna. Punya pengalaman juga. Jadi tidak ada keraguan soal kiper asing," kata pelatih Persipura Jayapura itu setelah kekalahan timnya dari Arema FC.

Nahkoda asal Brasil ini mengakui kalau kiper berpostur tinggi 194cm itu saat ini menjadi satu di antara penjaga gawang terbaik yang ada di Indonesia. Itu sudah banyak faktor yang wajar, lantaran pilar asing wajib memiliki kualitas lebih apik.

"Saat ini Indonesia punya Maringa. Kalau dulu punya Yoo Jae-hoon," ujarnya.

Sudah terbiasa melihat penampilan apik seorang penjaga gawang asing, arsitek berusia 53 tahun ini sesungguhnya sudah paham wajib bagaimana dalam urusan menjebol gawangnya. Sayang, skema yang dipersiapkan tidak mampu dilakukan oleh punggawa Mutiara Hitam, sehingga tidak ada brace yang sukses dilesakkan ke gawang Singo Edan.

"Karena kami tidak mampu memanfaatkan kelebihan tim sendiri. Kami sudah sampaikan cara menghadapi kiper seperti itu," tegas mantan striker Petrokimia Putra dan Persebaya Surabaya itu.

Mantan pelatih Barito Putera itu berkeinginan anak didiknya menyerang dengan bola-bola bawah, tapi justru pilarnya banyak mengadakan crossing atau mengadakan shooting dengan bola melambung. Dengan postur yang jangkung, eks kiper Vilafranquense itu sudah gampang memangkas bola-bola itu. Sang juru racik percaya kalau menjalankan finishing dengan bola bawah, itu bakal lebih susah diselamatkan.

Sabtu, 02 Oktober 2021

- 15:15 WIB - Borneo FC vs Persita Tangerang
- 15:15 WIB - Bali United vs Persikabo 1973
- 18:15 WIB - Persiraja Banda Aceh vs Persija Jakarta
- 20:30 WIB - Persib Bandung vs PSM Makassar

Minggu, 03 Oktober 2021

- 15:15 WIB - Madura United vs Persipura Jayapura
- 18:15 WIB - Arema FC vs Persela Lamongan
- 18:15 WIB - Barito Putera vs Bhayangkara FC
- 18:15 WIB - Persik Kediri vs PSS Sleman
- 20:30 WIB - Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang

Leave a reply "Persipura Jayapura Kesusahan Melesakkan Gol, Pelatih Mutiara Hitam Tidak Terkejut Dengan Penampilan Gemilang Adilson Maringa"

Author: 
    author