Madura United Menanti Keputusan PSSI Terkait Regulasi Kuota Legiun Asing

413 views

Juru racik Madura United, Rahmad Darmawan, tidak mau tergesa-gesa mengubah susunan legiun asing dalam timnya. Sang pelatih mengaku pihaknya menanti keputusan resmi dari PSSI terkait kuota punggawa impor.

PSSI beritanya berencana memotong kuota amunisi asing untuk Liga 1 2021/2022. Kuota pilar impor masing-masing klub kontestan, termasuk Laskar Sape Kerrab dikurangi dari empat menjadi tiga nama saja.

Faktor itu tentu akan menjadi keputusan yang krusial kalau disahkan oleh PSSI. Apalagi, tim asal Pulau Garam itu dan beberapa tim kontestan lainnya ada yang sudah punya empat amunisi asing.

"Dalam menghadapi Liga 1 ini kami belum mengubah komposisi pemain. Kami masih menunggu keputusan PSSI nanti seperti apa terutama untuk susunan pemain asing," kata Rahmad Darmawan.

"Ini akan kami bahas setelah ada keputusan resmi. Tentu kebijakan itu harus mengacu kepada hal-hal yang berkaitan dengan sejumlah klub yang sudah memiliki empat pemain asing," tegas Rahmad Darmawan.

Laskar Sape Kerrab sejauh ini diperkuat empat punggawa asing yaitu dengan skema tiga bebas dan satu berasal dari Asia. Mereka adalah Jaimerson Xavier, Bruno Lopes, dan Jaja dari Brasil serta Jacob Pepper dari Australia.

Juru taktik asal Lampung itu mengakui keadaan fisik para punggawanya belum stabil usai melakoni libur lebaran. Faktor itulah yang membikin pengembalian pemulihan keadaan fisik pilar menjadi fokus latihan skuatnya.

"Kalau kami amati pada latihan yang sudah dilakukan dalam dua hari ini, kondisi pemain umumnya belum stabil. Maka dari itu, latihan sementara kami fokuskan pada upaya pemulihan kondisi fisik pemain," kata Rahmad Darmawan.

Liga 1 2021/2022 konsepnya akan bergulir pada 3 Juli mendatang. Arsitek berusia 54 tahun itu sadar skuatnya tidak memiliki banyak waktu sehingga akan menggenjot latihan dua kali sehari untuk memulihkan keadaan fisik pilar.

"Waktunya sangat mepet yakni hanya 40 hari lagi. Oleh karena itu, kami genjot latihan pagi dan sore hari. Apalagi kebanyakan pemain Madura United kondisi fisiknya belum stabil," tegas pria yang akrab disapa RD itu.