Madura United Bertahap Meninggikan Level Laga Uji Tanding

288 views

Nahkoda Madura United, Rahmad Darmawan, mengaku cukup lega dengan peningkatan keadaan fisik pilar. Dia pula menuturkan secara bertahap bakal meninggikan level uji tanding untuk persiapan meladeni Liga 1 2021/2022.

Pelatih asal Lampung itu mulai berani memasukkan materi menyerang pada pekan ini sebelum menyentuh materi taktik minggu depan. Sang arsitek terbantu dengan sesi uji tanding yang sukses dipenuhi oleh pihak manajemen tim asal Pulau Garam tersebut.

Nantinya, Asep Berlian dan rekan-rekan akan melakoni beberapa uji tanding di antara intensitas latihan yang mulai tinggi.

"Kami ada dua uji coba pekan ini, dan minggu depan kami akan masuk uji coba dengan tim dari Liga 3, jadi levelnya meningkat seiring dengan kesiapan tim," paparnya.

"Mudah-mudahan (uji coba sebelumnya) menjadi menambah kepercayaan diri untuk bisa mempertahankan intensitas permainan saat menghadapi lawan yang levelnya lebih tinggi," tambah RD.

Juru latih berusia 54 tahun itu menambahkan untuk uji coba berikutnya Laskar Sape Kerrab bakal menjajal menghelatnya di luar wilayah. "Yang pasti, kondisi pemain terus menuju hal yang baik walaupun kita masih ada latihan fisik," tukasnya.

Sementara itu, Laskar Sape Kerrab baru saja kehilangan Marckho Sandy Meraudje yang memilih hijrah ke Borneo FC untuk musim ajang 2021/2022. Eks pelatih Sriwijaya FC itu tidak ingin sembrono menambah pilar.

Madura United sendiri sudah menggaet Novan Setya Sasongko dari Persela Lamongan jauh sebelum pemain berusia 25 tahun itu memutuskan angkat koper. Apalagi beberapa amunisi pula mampu ditempatkan di pos lini belakang kanan yang ditinggalkan.

"Kami ada dua opsi, mau menambah atau memodifikasi (posisi pemain). Jadi maksudnya memaksimalkan pemain yang ada dengan menambal beberapa posisi yang kurang orang dengan pemain yang mungkin lebih tepat," jelas pelatih yang akrab disapa RD ini.

Laskar Sape Kerrab memang punya banyak pilar serbabisa yang mampu mengisi posisi itu. Alfin Tuasalamony dan Guntur Ariyadi mampu ditempatkan disana selagi keduanya mampu ditempatkan di posisi berlainan.

"Jadi memang ada dua opsi yang akan kami lakukan sambil terus berkonsultasi dengan manajemen dan presiden klub," imbuhnya.