Usai Tidak Berhasil Gabung PSS Sleman, Wawan Febrianto Akhrinya Angkat Koper dari Persikabo 1973 untuk Bergabung ke Borneo FC

Borneo FC Samarinda menggeregoti kekuatan Persikabo 1973. Dalam satu hari, tim asal Samarinda itu menggaet dua pilarnya sekaligus.

Baru saja mengumumkan perekrutan Rifad Marasabessy pada Minggu (02/05/2021), aksi belanja Pesut Etam belum mandek hingga di situ. Pada hari yang sama, Borneo FC memberitahukan kehadiran Wawan Febrianto.

Untuk amunisi asal Pati itu, Pesut Etam menghadiahi masa kerja berdurasi dua musim bagi sang pemain.

"Kami sudah memastikan mendapatkan tanda tangan dari Wawan untuk jangka waktu dua tahun," kata manajer Borneo FC, Farid Abubakar dinukil dari laman klub.

Kepindahan pilar berusia 27 tahun itu ke Pesut Etam cukup mengagetkan mengingat statusnya sebagai anggota TNI membikinnya tidak mampu sembarangan pindah dari Persikabo 1973. Contohnya saat sang amunisi tidak berhasil hijrah ke PSS Sleman sebelum Piala Menpora.

"Ini adalah kejutan bagi mereka yang tidak menyangka Wawan bisa pindah ke Borneo FC. Alhamdulillah, proses negosiasinya berjalan lancar sampai akhirnya kami bisa mendapatkan tanda tangannya," jelas Farid.

Punggawa berpostur tinggi 167cm itu menjadi pilar ketiga yang berlabuh dengan Pesut Etam usai mengikuti turnamen pramusim itu. Borneo FC tidak berhasil total di Piala Menpora 2021 dengan tersisih di babak penyisihan.

Sebelum eks pemain Timnas Indonesia U-23 ini, Pesut Etam sudah lebih dulu merekrut Safrudin Tahar dan Rifad Marasabessy.

"Semoga Wawan cepat beradaptasi dan dia bisa membawa prestasi untuk Borneo FC," ujar Farid.

Selain menggaet pilar, Pesut Etam pula melepas beberapa nama. Satu di antaranya adalah kapten skuat, Diego Michiels, yang masa kerjanya diputus usai selisih dengan presiden tim, Nabil Husein.

Leave a reply "Usai Tidak Berhasil Gabung PSS Sleman, Wawan Febrianto Akhrinya Angkat Koper dari Persikabo 1973 untuk Bergabung ke Borneo FC"

Author: 
    author