PSSI Semarang Sambut Shopee Liga 1 Musim Anyar Dengan Penuh Keinginan

209 views

Manajemen PSIS Semarang menyambut keputusan PSSI menghentikan ajang 2020 dan memulai Shopee Liga 1 musim anyar.

"Kami apresiasi PSSI dan PT. LIB yang selama ini telah berjuang untuk kompetisi. Namun kenyataannya memang berat menggelar kompetisi resmi di Indonesia di tengah pandemi COVID-19,” terang CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Rabu (20/01/2021).

PSSI akhirnya menentukan pembatalan semua gelaran musim 2020. Kejelasan itu secara resmi diberitahukan oleh Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, Rabu (20/01/2021).

Keputusan yang ditetapkan oleh PSSI tidak lepas dari owners meeting yang diadakan tim dengan PT LIB pekan lalu. Adapun Mochamad Iriawan menguraikan sebanyak pemikiran mengenai pembatalan ajang sepanjang tahun lalu.

Di antaranya adalah musim ajang 2020-2021 dibatalkan lantaran keadaan force majeure sebab wabah virus Corona. Tidak ada juara dan tidak ada degradasi. Kemudian peserta ajang Liga 1 dan Liga 2 musim 2021 adalah peserta gelaran musim 2020.

Terakhir adalah masa kerja pilar diatur oleh tim mengacu kepada aturan kondisi force majeure di dalam masa bakti masing-masing tim kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

"Dengan keputusan ini, kami ingin semua pihak bisa menerima dan tidak saling menyalahkan. Sudah saatnya tidak menyudutkan satu dua pihak tertentu," bebernya.

Yoyok menambahkan, saat ini menjadi momentum yang tepat bagi stakeholder sepak bola menyiapkan dan menatap ajang selanjutnya. Dengan persiapan yang cukup mantap gelaran bakal lebih berkualitas dari sebelumnya.

Pria bernama komplit Alamsyah Satyanegara Sukawijaya itu menganggap, ajang yang mampu dihelat mendatang akan jauh lebih dari kata siap, dari musim lalu. Terutama dalam pelaksanaan di tengah pandemi dan diperkukuh menu vaksinasi dari Pemerintah.

"Sekarang saatnya sama-sama memikirkan kompetisi tahun 2021. Semoga pandemi segera bisa ditangani dengan baik dan angka penyebaran COVID-19 menurun. Apalagi sudah ada vaksin ini diharapkan membuat situasi semakin kondusif," tegasnya.

"Saat pandemi mulai mereda, ayo pelan-pelan kembalikan atmosfer sepak bola Indonesia yang telah dirindukan oleh banyak kalangan," jelas Yoyok Sukawi.