PSSI Mengotot Melaksanakan Kompetisi Liga 1 pada 20 Agustus 2021, Memang Rekomendasi BNPB Sudah Keluar?

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengotot untuk memutar kompetisi Liga 1 musim ini pada 20 Agustus 2021. Tetapi dalam rilisnya, kedua belah pihak tidak memuat rekomendasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Padahal, dalam wawancaranya dengan CNN Indonesia TV pada 27 Juli 2021, Mochamad Iriawan selaku Ketua PSSI menuturkan pihaknya memerlukan rekomendasi dari BNPB untuk memulai ajang kasta tertinggi Indonesia.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengungkapkan bahwa surat dari BNPB untuk memundurkan ajang sudah berkesudahan pada akhir bulan lalu.

"Surat awal dari BNPB untuk menunda kompetisi itu sampai 31 Juli 2021. Kami merujuk surat BNPB yang terakhir," kata Lukita kepada Bola.com, Selasa (03/08/2021).

Sebelumnya, BNPB minta PSSI dan PT LIB untuk menjadwalkan ulang kick-off ajang sampai akhir Juli 2021 lantaran gelombang kedua wabah virus Corona, disusul Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Sesuai isi suratnya per 28 Juni 2021, BNPB minta kompetisi Liga 1 untuk ditangguhkan sampai 31 Juli 2021. Artinya lewat dari tenggat itu, permohonan itu tidak berlaku lagi. Lantas, apakah PSSI dan PT LIB masih perlu rekomendasi dari lembaga pemerintahan itu untuk menggulirkan ajang?

"Saya tidak bilang tidak perlu lho, ya," imbuh Lukita. "Sepertinya, komunikasi antara PSSI dengan BNPB masih berjalan," terangnya, terkait rekomendasi dari BNPB untuk kompetisi.

PSSI memutuskan untuk menghelat ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2021 di tengah pandemi usai berkoordinasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, dan Mabes Polri.

"PSSI sudah mempertimbangkan banyak hal terkait kapan Liga 1 musim ini harus bergulir. Kami masih konsisten pada 20 Agustus 2021, kompetisi bakal dimulai," kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi dinukil dari laman PSSI.

Yunus Nusi menyatakan pihaknya bakal berkoordinasi dengan perwakilan kontestan kompetisi Liga 1 dalam waktu dekat. Pihaknya pula memastikan ajang akan berjalan tanpa penonton.

"Untuk itu dalam waktu dekat, kami akan menggelar pertemuan tatap muka dengan seluruh perwakilan klub Liga 1," tutur mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) tersebut.

"Tentu, kompetisi untuk sementara waktu akan digelar tanpa penonton. Kami akan melihat perkembangan ke depan apakah bisa ada penonton dengan kapasitas tertentu atau tidak," imbuh Yunus Nusi.