Pelaksanaan Shopee Liga 1 2021 Masih Belum Jelas, Ferdinand Sinaga Menjadi Bidikan Tim Timor Leste

Ketidakjelasan pelaksanaan Shopee Liga 1 2021 membikin amunisi Indonesia jadi incaran tim luar negeri. Terbaru, tim Timor Leste, Boavista FC, seperti diberitakan Totali, Rabu (27/01/2021), tertarik mengamankan jasa Ferdinand Sinaga.

Untuk menggaet pemain asal Bengkulu ini, Boavista FC berencana mengemukakan tawaran yang menggiurkan. Boavista siap memberi bonus tambahan untuk amunisi yang ingin berlabuh dengan tim yang berkandang di Municipal Stadium tersebut.

Pemilik tim, Ezzy Leong, disebut akan memberi bonus sebesar 250-350 dolar AS (Rp7.7 juta) untuk amunisi yang mampu memenuhi sasaran bulanan dari klub. Faktor ini tentu saja mampu menjadi pemikiran dari pemain berusia 32 tahun itu.

Apalagi, hingga saat ini belum diketahui kapan Shopee Liga 1 2021 akan kembali berjalan. Saat ini, eks punggawa Kelantan FA ini masih menjadi bagian dari tim PSM Makassar.

Pada awal musim 2020, mantan pilar Persib Bandung itu pernah dipinjamkan ke PSMS Medan. Tetapi, bersamaan dengan dihentikannya musim 2020 membikin sang striker akan dikembalikan ke Juku Eja.

Mantan bomber Timnas Indonesia U-23 ini beritanya saat ini masih terikat masa kerja hingga 31 Maret 2021 di PSM Makassar. Sejauh ini, belum ada perbincangan antarkedua pihak terkait masa bakti anyar.

Pemain berpostur tinggi 170cm itu merupakan pilar yang berpengalaman yang telah malang melintang di Indonesia. Sang ujung tombak dikenal sebagai sosok yang suka berpetualang.

Ferdinand sempat tampil di Pelita Jaya, Persiwa Wamena, Semen Padang, Persib Bandung, sampai PSM Makassar. Sang amunisi pula pernah mencicipi atmosfer sepak bola Malaysia ketika berlabuh dengan Kelantan FA pada 2018.

Tetapi, pilar kelahiran 18 September 1988 ini saat itu tidak bertahan lama dan cuma tampil lima kali. Tawaran tampil di Timor Leste tentu menjadi sesuatu yang menarik buat sang penyerang.

Leave a reply "Pelaksanaan Shopee Liga 1 2021 Masih Belum Jelas, Ferdinand Sinaga Menjadi Bidikan Tim Timor Leste"

Author: 
    author