Juru Racik Madura United: Timnya Maklumi Pengunduran Kompetisi Liga 1 2021/2022

Ajang Liga 1 2021/2022 sudah resmi ditunda sampai akhir Juli. Madura United memaklumi alasan di balik keputusan pengunduran ajang itu.

Keputusan itu diambil PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator ajang di tengah semakin tingginya kasus positif Corona di Pulau Jawa.

Dalam dua hari terakhir, kasus Corona pula sudah menghinggapi insan sepak bola Indonesia. Winger Persela Lamongan, Ahmad Bustomi dan Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, menjadi dua nama terkini yang dipastikan terjangkit virus COVID-19.

Nahkoda Pelatih Madura United, Rachmad Darmawan, tidak menutup diri dengan kondisi di sekitarnya. Dirinya tidak keberatan ajang wajib diundur sementara waktu serta berkeinginan penurunan kurva Corona di Tanah Air.

“Saat ini kami sangat memaklumi kompetisi ini ditunda,” jelas pria yang akrab disapa RD tersebut, Rabu (30/06/2021).

Arsitek berusia 54 tahun itu mengaku terus menunjukkan perkembangan kasus Corona di Indonesia. Terutama wilaya Jawa Barat, Banten dan sekitarnya yang menjadi tempat bergulirnya series perdana Liga 1 musim ini.

“Sekitar Jakarta, Bandung, dan Bogor kondisinya saat ini memang sangat rawan,” RD menambahkan.

Salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran Corona adalah tetap berada di rumah. Tetapi, bagi sebagian orang faktor itu tetap tidak mampu diadakan demi pemenuhan hajat hidup sehari-hari.

Pemerintah sudah minta masyarakat mengadakan langkah 5M. Yang terdiri dari menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi dan interaksi.

Pemerintah pula mencanangkan program vaksinasi massal di semua penjuru Indonesia. Tetapi, saat ini menu itu baru menjangkau sekitar 10 persen dari populasi penduduk Tanah Air.

Nahkoda asal Lampung itu minta masyarat untuk mendukung program vaksinasi massal itu. Dia berkeinginan kalau program itu sukses maka bakal tercipta herd immunity.

“Masyarakat yang belum melakukan vaksinasi ini segera vaksin, supaya kita bisa melakukan aktivitas seperti biasanya,” tandasnya.