Curahan Hati I Kadek Wardana: Sedih Melihat Bali Mati Suri Lantaran Pandemi

41 views

Wabah virus Corona mampu diujarkan merenggut segalanya. Di Bali, perekonomian mati suri. Padahal lebih dari 80 persen pendapatan asli daerah (PAD) dan poenyumbang devisa paling besar untuk Indonesia berasal dari lini pariwisata.

Wilaya-wilayah wisata seperti Kuta, Ubud, Sanur, dan Canggu yang biasanya ramai wisatawan mancanegara, kini terlihat sepi. Hiruk pikuk dan gemerlap dunia malam pun melenyap tanpa jejak selama 16 bulan terakhir.

Kawasan Ubud, menjadi salah satu kawasan yang paling terdampak. Biasanya Ubud hampir selalu macet dan dipenuhi wisatawan mancanegara dan lokal lantaran keindahan alamnya. Asisten nahkoda penjaga gawang Bali United, I Kadek Wardana cukup sedih dengan keadaan yang dialami Bali.

Apalagi pria berusia 39 tahun itu adalah warga asli Ubud dan hampir tiap hari merasai bagaimana Ubud yang dikenal dengan adat budayanya.

“Kalau saya pribadi, sangat sedih sekali dan tidak menyangka situasi ini akan mengakibatkan suasana Ubud sepi dari turis seperti ini,” ujarnya.

“Sudah 1,5 tahun seperti ini yang mengakibatkan pariwisata Ubud tidak bergerak sama sekali,” tambah mantan penjaga gawang Persegi Gianyar, Pelita Jaya, dan Arema tersebut.

Kebetulan vaksinasi menjadi satu di antara kunci untuk penyembuhan ekonomi terutama dari pariwisata.

Dia berterima kasih kepada pemerintah yang kini gencar untuk mengadakan vaksinasi. Ubud masuk dalam kawasan wisata zona hijau bareng Nusa Dua dan Sanur.

Keinginan besar dimiliki eks kiper Persegi Gianyar itu untuk penyembuhan pariwisata Bali, khususnya Ubud.

“Semoga secepatnya masyarakat Bali bias mendapatkan vaksinasi dan tentunya pariwisata bias cepat dibuka kembali agar Bali bisa pulih kembali,” ucap Wardana.

Lepas dari keinginannya supaya pariwisata Pulau Dewata kembali menggeliat, terhitung sejak April 2021, dia menjadi bagian Serdadu Tridatu sebagai deputi dari Marcelo Pires. Ini adalah pengalaman keduanya menukangi. Di tahun 2019, dia dipercaya sebagai juru latih Bali United Youth.

Dia pula kerap tampak menukangi kiper muda di Ubud sejak tahun lalu. Pembelajaran penting dimiliki eks penjaga gawang Pelita Jaya itu. Usai 2019 berduet dengan mantan kiper peraih medali emas SEA Games 1991, Manila, Eddy Harto, kini Marcelo Pires yang bakal 'dicuri' ilmunya oleh I Kadek Wardana.

“Saya banyak belajar dengan Coach Marcelo yang sudah berpengalaman dalam melatih penjaga gawang di berbagai negara. Semoga pengalaman dalam pekerjaan ini dapat bermanfaat untuk saya dalam memajukan sepak Indonesia, khususnya dari Pulau Dewata,” tutupnya.

Leave a reply "Curahan Hati I Kadek Wardana: Sedih Melihat Bali Mati Suri Lantaran Pandemi"

Author: 
    author