Angkat Koper Dari Piala Menpora 2021, Tim Arema FC Tidak Memperoleh Libur Panjang

Arema FC tidak ingin larut dalam kekecewaan usai tersingkir cepat di Piala Menpora 2021. Kekalahan 2-3 dalam laga pamungkas Grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, yang pula disiarkan secara langsung di Indosiar, Selasa (30/03/2021), membikin tim asal Malang ini dipastikan sudah tidak bakal meneruskan kiprah di turnamen pramusim ini.

Tim kebanggaan Aremania itu pun sudah langsung pulang ke Malang pada Selasa tengah malam. Skuat juru racik dan manajemen Singo Edan pun sudah berdiskusi terkait libur yang diberikan untuk para amunisi.

Dendi Santoso dan rekan-rekan. tidak diliburkan dalam jangka waktu yang lama. Itu semua demi menjaga fisik dan chemistry yang mulai diperoleh di turnamen pramusim ini.

"Kalau tidak Sabtu nanti, Senin depan kami sudah latihan di Malang. Kami akan langsung fokus untuk Liga 1 yang rencananya diputar pada Juni mendatang. Kalau liburnya terlalu lama, apa yang sudah didapatkan di Piala Menpora nanti malah hilang, seperti kebugaran fisik dan lain-lain. Agar tidak mengulang persiapan dari awal lagi," ujar pelatih sementara Arema FC, Kuncoro.

Selain itu, ada kekhawatiran kalau libur sangat lama, amunisi bakal pulang ke kampung halaman dan ada kemungkinan telat untuk berlabuh dalam latihan. Seperti yang terjadi ketika persiapan Piala Menpora lalu. Meskipun latihan dihelat sejak akhir Februari, tim Singo Edan baru komplit empat hari menyongsong turnamen pramusim itu dihelat.

"Persoalan chemistry yang menjadi masalah ketika tim baru lengkap beberapa hari sebelum Piala Menpora. Kami tidak bisa maksimal dalam latihan organisasi permainan karena ketika latihan lebih banyak pemain akademi Arema yang diperbantukan," ujar pelatih Arema FC itu.

Sekarang Singo Edan cuma memberi libur selama tiga atau lima hari saja sehingga para pilar tidak memutuskan untuk pulang ke kampung halaman. Mereka tetap berkumpul di Malang cuma untuk beristirahat.

Seperti apa menu latihan dalam waktu dekat, Singo Edan masih belum menerangkan secara jelas. Manajemen pula menanti kehadiran juru racik asing anyar. Sebelumnya, mereka ingin menanti kejelasan Liga 1 turun, dan usai itu baru menggaet nahkoda dan punggawa asing yang anyar.

Satu yang pasti, evaluasi kekurangan di turnamen pramusim ini menjadi fokus utama. Beberapa posisi yang dianggap kurang maksimal bakal diperkirakan. Bisa saja ada penambahan pilar lokal. Selain itu, Arema bakal menentukan nasib amunisi yang masa kerjanya cuma hingga Piala Menpora 2021 berakhir, seperti M. Roby dan dua legiun asing, Caio Ruan serta Bruno Smith.