Angka Corona di Surabaya Menaik, Persebaya Surabaya Mengadakan Latihan Tertutup

Manajemen Persebaya Surabaya membikin kebijakan anyar terkait latihan klub yang dihelat secara kolektif. Klub asal Kota Pahlawan itu bakal menghelat latihan secara tertutup dari awak media dan penonton.

Kebijakan ini diambil usai berita makin menaiknya angka kasus Corona di Surabaya dalam beberapa hari terakhir. Bajol Ijo butuh memastikan melindungi semua pihak dalam skuat dengan keadaan ini.

“Selamat siang, Rekan-Rekan Media. Mempertimbangkan kondisi pandemi COVID-19 yang menunjukkan tren kenaikan di daerah Surabaya dan sekitarnya, serta masukan dari berbagai pihak, baik dari internal tim dan eksternal tim.”

“Dengan ini kami sampaikan latihan Persebaya Surabaya ke depan akan digelar secara tertutup baik untuk penonton maupun media,” kata Angkasa Danu, media officer Persebaya, dalam rilisnya kepada awak media, Senin (14/06/2021) siang.

Keadaan Surabaya masih belum membaik dengan berita meningginya angka kasus positif Corona. Bahkan, sebanyak 10 anggota DPRD Kota Surabaya diberitakan sudah terpapar virus Covid-19 sejak pekan lalu.

Keadaan serupa terjadi di RS Lapangan Indrapura (RSLI) yang selama ini menjadi tempat perawatan pasien Corona di Surabaya. Per Minggu (13/06/2021), tercatat sebanyak 328 pasien Corona dirawat di RS itu. Pihak RSLI menyebutkan bahwa mereka membutuhkan tambahan tenaga medis untuk mengatasi ini.

Jembatan Suramadu, yang menghubungkan Surabaya dan Madura, pula pernah menjadi perbatasan tempat penyekatan warga yang mengadakan mobilitas. Faktor ini disebabkan angka positif Corona yang pernah meninggi di Kabupaten Bangkalan.

Hasil, ratusan orang yang melintas jembatan itu positif terpapar Corona usai melakoni tes antigen. Mobilitas warga di sekitar ibukota Provinsi Jawa Timur itu diduga menjadi alasan kembali menaiknya angka kasus ini.

Kebijakan membatasi latihan klub ini sesungguhnya tidak cuma diambil oleh manajemen Bajol Ijo. Sebelumnya, Bali United pula mengadakan faktor serupa hingga kini dengan melarang akses masuk awak media demi menjaga timnya.