Robert Alberts Mempunyai Rencana Terbitkan Buku, Penasaran?

181 views

Nahkoda Persib Bandung, Robert Alberts konsepnya bakal mengeluarkan buku karyanya mengenai sepak bola berdasarkan pengalaman pribadinya.

Tetapi, arsitek berusia 66 tahun ini masih menyembunyikan judul buku yang bakal dirilisnya tersebut.

"Yang pasti secepatnya akan diterbitkan Pihak penerbit masih membahas kapan ini akan diterbitkan karena selama PPKM sulit untuk menerbitkan itu," ujar Robert Alberts belum lama ini di Bandung.

Sebelum dicetak, konsepnya lanjut Robert Alberts bakal mulai diterbitkan lebih dulu di platform digital.

"Bukunya sudah siap. Jadi ini buku yang menarik berdasarkan apa kata yang saya dengar dari orang-orang yang sudah membacanya," ucap Robert Alberts.

Juru taktik asal Belanda itu mengaku amat bersemangat menuangkan segala pengalamannya sebagai pelaku sepak bola mulai dari pilar sampai menjadi juru latih.

"Ya, saya merasa antusias karena saya menceritakan tentang banyak hal mengenai sepak bola di planet ini dan tentunya di Indonesia karena ada beberapa hal yang berkaitan dengan Indonesia," jelas Robert.

Nahkoda Persib Bandung ini berkeinginan lewat buku karyanya itu, mampu membuka pola pikir orang banyak seputar sepak bola yang ada di muka bumi ini.

"Semoga ini bisa membuka pola pikir dari banyak orang. Bercerita juga tentang apa yang terjadi di balik layar sepak bola," harap Robert Alberts.

Dunia sepak bola memang telah lama digeluti Robert Alberts. Ia memulai kariernya di Ajax Junir pada tahun 1966 sampai 1979.

Dari Ajax Junior, juru racik kelahiran Belanda, 14 November 1954 itu pun naik ke beberapa tim senior di Belanda sampai tahun 1983. Di tahun 1984 sampai saat ini, Robert Alberts pun berkarir sebagai nahkoda.

Ia pernah menjadi juru latih muda kepala Hittraps IK Swedia, pelatih Senior Kepala Hittraps IK Swedia, pelatih Senior Kedah FA Malaysia, Tanjong Pagar FC Singapura, dan Home United FC Singapura

Kemudian sosok Robert Alberts pun sempat dipercaya sebagai nahkoa kepala Timnas Korea Selatan U-17 tahun 2004 dan arsitek Kepala Timnas Malaysia U-19 pada tahun 2007 dan juru racik Kepala Sarawak FA tahun 2009.

Pada tahun 2009, Robert Alberts mulai pindah ke Indonesia dengan menjadi kepala arsitek Arema Malang sampai tahun 2010. Bahkan ia membawa kampiun Singo Edan.

Pada tahun 2010-2011 ia berpindah menjadi pelatih PSM Makassar kemudian pernah ke Malaysia lagi menukangi Sarawak FA pada 2011 sampai 2015.

Tahun 2016, Robert Alberts kembali ke PSM Makassar hingga tahun 2019 dan akhirnya bergabung ke Persib Bandung sampai saat ini.