Punggawa Lokal Komplit, PSIS Semarang Semakin Percaya Diri Menyambut Piala Menpora 2021

Amunisi PSIS Semarang berdatangan melengkapi tim menjelang bergulirnya turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Fakta ini membikin senang skuat arsitek yang untuk sementara dipimpin Imran Nahumarury.

Klub asal Kota Atlas ini kembali melakoni sesi latihan rutin di Stadion Citarum, Senin (15/03/2021). Septian David Maulana, Jandia Eka Putra, Finky Pasamba, Safrudin Tahar, Frendi Saputra, dan Abanda Rahman sudah ikut berlabuh.

Asisten nahkoda Mahesa Jenar, Imran Nahumarury, bahagia pilar yang berlabuh semakin lengkap. Menurutnya, makin banyak punggawa maka bakal mempergampang skuat juru latih meracik dan membikin beberapa variasi permainan.

"Semua pelatih tentu senang kalau pemainnya makin komplet, termasuk kami. Dengan datangnya mereka bisa membantu kami dalam mempersiapkan tim. Artinya kami punya banyak pilihan dan bisa membuat beberapa variasi," ungkapnya.

Sedianya manajemen tim mulai mengumpulkan para pilarnya untuk kembali latihan sejak pekan lalu. Bagi para pilar yang telat berkumpul diberikan tambahan materi latihan fisik, supaya betul-betul siap meladeni Piala Menpora 2021.

"Ada tambahan porsi latihan, kaitannya dengan fisik untuk yang baru datang. Tentu kami berharap mereka bisa memaksimalkan diri sebelum Piala Menpora," kata pelatih PSIS Semarang asal Maluku tersebut.

Di sisi lain, Mahesa Jenar resmi memulangkan satu di antara punggawa trial yang belum lama ikut berlabuh dalam latihan. Yaitu Daffa Balindra dari seleksi PSIS, lantaran dianggap belum sesuai dengan keperluan tim.

Daffa Balindra sebelumnya tampil untuk Persijap Jepara di ajang Liga 2 dan masih berumur 21 tahun. Sebelumnya ia mengikuti seleksi di tim kebanggaan Panser Biru dan Snex ini sejak latihan pertama pekan lalu. Sementara dua pemain trial lainnya yaitu Reza Irfana, dan Akhsay Rismawanto masih aman.

"Ada beberapa alasan kami pulangkan Daffa. Dia pemain berpotensi, tapi kebutuhan pemain di lini tengah sudah banyak. Ada Finky, Eka, Fandi, Vedhayanto, dan ada juga pemain dari tim EPA PSIS," katanya.

"Untuk dua pemain lainnya Reza dan Akhsay masih kami pantau. Mereka juga memiliki potensi, namun nanti biar coach Dragan saja yang melihat dan menentukan. Nanti kami tim pelatih memberi laporan ke coach Dragan," jelas Imran.

Sementara itu, winger Mahesa Jenar, Fandi Eko Utama, bicara persaingan di Grup A Piala Menpora 2021. Menurutnya, PSIS memperoleh musuh yang cukup berat.

"Ada beberapa alasan kami pulangkan Daffa. Dia pemain berpotensi, tapi kebutuhan pemain di lini tengah sudah banyak. Ada Finky, Eka, Fandi, Vedhayanto, dan ada juga pemain dari tim EPA PSIS," katanya.

"Untuk dua pemain lainnya Reza dan Akhsay masih kami pantau. Mereka juga memiliki potensi, namun nanti biar coach Dragan saja yang melihat dan menentukan. Nanti kami tim pelatih memberi laporan ke coach Dragan," jelas Imran. (Vincentius Atmaja)

"Lumayan berat untuk PSIS Semarang yang punya sedikit persiapan," kata Fandi Eko kepada Bola.net, Sabtu (13/03/2021).

Tim besutan Dragan Djukanovic ini terlabuh di Grup A bareng Arema FC, Persikabo 1973, dan Barito Putera. Sementara Persipura Jayapura menyatakan untuk tidak ambil bagian pada Piala Menpora 2021.

Tetapi, saat diminta menyebut musuh yang terberat di Grup A, winger asal Surabaya ini menyebutkan Singo Edan. Meskipun begitu, ia pula tidak mengabaikan Laskar Antasari dan Laskar Padjajaran.

"Sudah pasti Arema FC, karena di sana juga banyak pemain lokal yang berkualitas," jelas Fandi Eko.

Leave a reply "Punggawa Lokal Komplit, PSIS Semarang Semakin Percaya Diri Menyambut Piala Menpora 2021"

Author: 
    author