PSS Sleman Mengadakan Menu Latihan Virtual Bareng Punggawa Selama Masa PPKM Darurat

Terobosan kembali diadakan oleh PSS Sleman, terutama pada masa wabah Corona dan masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Sebuah kegiatan latihan secara virtual dijalankan Super Elang Jawa yang melibatkan pilar bareng audiens.

Winger Kim Jeffrey Kurniawan yang digandeng oleh Super Elang Jawa untuk latihan bareng para pesepak bola muda. Program bertajuk Road to Junior Football League (JFL) Virtual Training with the Star ini digelar lewat aplikasi Zoom pada Sabtu (31/07/2021).

"Selama masa PPKM Darurat ini memang tim tidak bisa berlatih di lapangan secara langsung, tapi PSS Sleman masih bisa beraktivitas secara virtual. Satu di antaranya lewat program Virtual Training with the Star ini," ungkap Manajer Event PSS, Leonardo Gaetano, Kamis (29/07/2021).

"Kami mengajak peserta merasakan atmosfer berlatih dipandu langsung oleh Coach Guntur Cahyo Utomo selaku Head of PSS Development Center dan juga pemain PSS Kim Jeffrey Kurniawan," bebernya.

Klub asal Sleman itu menetapkan sasaran para kontestan merupakan anak umur 10 sampai 14 tahun yang punya ketertarikan dengan sepak bola. Supaya ilmu yang diberikan semakin lebar, Super Elang Jawa pun memberikan menu latihan virtual ini secara gratis.

"Program ini bisa diikuti oleh anak-anak dari mana saja secara gratis. Harapannya tentu agar semangat berlatih dan sehat yang ingin disampaikan PSS Sleman dapat diterima oleh kalangan yang lebih luas," lanjut Leonardo.

Leonardo menambahkan kegairahan kontestan mampu dibilang amat tinggi. Betul saja, pendaftaran dengan jumlah kuota 95 peserta untuk latihan virtual pertama nanti, telah habis dalam waktu sehari saja.

Pihak Super Elang Jawa memberi isyarat akan kembali meneruskan program virtual training dengan punggawa berbeda secara rutin. Cuma, konsepnya aktivitas serupa bakal berlangsung usai PPKM Darurat tuntas dan kegiatan olahraga mampu berjalan normal kembali.

"Jangan khawatir karena program ini akan diadakan tidak hanya satu kali saja. Mudah-mudahan dapat terus berlanjut dan banyak diminati oleh masyarakat," tandas Leonardo Gaetano.