Piala Menpora 2021: Dedi Kusnandar Waspadai Motivasi Besar Persiraja Banda Aceh

Winger Persib Bandung, Dedi Kusnandar, memastikan Persiraja Banda Aceh yang bakal menjadi musuh terakhir Pangeran Biru di Grup D Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (02/04/2021), bakal tampil ngotot dan termotivasi karena memerlukan angka untuk mampu lolos ke babak berikutnya.

Laskar Rencong bakal menjadi musuh pamungkas Maung Bandung di Grup D Piala Menpora 2021. Tim besutan Hendri Susilo itu masih memiliki kesempatan untuk lolos kalau sukses menumbangkan Persib. Bahkan keadaan itu justru membikin tim asal Kota Kembang ini mampu tersingkir.

Tetapi, amunisi asal Sumedang ini enggan membiarkan kondisi itu. Sang pemain pun menerangkan niatnya untuk membantu Pangeran Biru memetik kemenangan dan lolos ke perempat final Piala Menpora 2021.

"Kami menyadari Persiraja punya motivasi dan tekad untuk mengalahkan kami. Namun, kami bertekad untuk mengambil tiga poin. Kami berharap bisa meraih hasil maksimal," ujar Dado sapaan akrab Dedi Kusnandar, Kamis (01/04/2021).

Punggawa berusia 29 tahun itu mengakui secara bertahap Pangeran Biru terus menaikkan penampilan dan menikmati tiap laga di turnamen pramusim ini. "Jadi lawan siapa pun, kami siap," tegas Dado.

Pilar berpostur tinggi 175cm ini pun bersyukur lantaran klubnya bisa melalui dua laga tanpa kekalahan. Maung Bandung tampil seri 1-1 dengan Bali United dan menang 3-1 atas Persita Tangerang.

"Semoga kami bisa mendapatkan hasil maksimal lagi. Untuk target, kami tetap menatap kompetisi. Tapi, tidak menutup kemungkinan, kalau di ajang ini kami bisa mendapatkan hasil positif, itu bisa dibilang sebagai bonus. Tapi, kami tetap ingin mengejar hasil positif. Pemain mana yang tidak ingin juara? Tapi, kami tetap melaluinya step by step," ujar Dado.

Dalam partai meladeni Laskar Rencong ini, punggawa bernomor punggung 11 di Persib Bandung itu memperoleh kepercayaan dari juru racik Robert Alberts untuk menjadi kapten klub. Dua pertandingan sebelumnya ban kapten dipercayakan kepada I Made Wirawan dan Victor Igbonefo.

"Siapa pun yang dipercaya menjadi kapten, harus bisa bertanggung jawab dengan peran yang diberikan pelatih. Siapa pun di tim ini punya jiwa sebagai kapten. Saya tidak merasa sendiri menjadi kapten, jadi semua punya tanggung jawab yang sama," ujar Dado mengakhiri.