Pelatih Persita Tangerang Mengungkapkan Resep Sederhana Belum Terkalahkan Saat Bertemu Dengan Persija Jakarta

Juru racik Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro, memiliki catatan bagus ketika meladeni Persija Jakarta. Sang nahkoda menyebut, tidak ada rahasia khusus dan kunci kesuksesan cuma pada gaya memotivasi punggawa.

Sejauh ini, arsitek asal Cilacap itu belum sempat takluk ketika memimpin skuat yang dibesutnya menghadapi Macan Kemayoran. Sang pelatih berhasil memberi empat kemenangan dan satu kali seri dari lima duel menghadapi klub Ibukota.

Rekor bagus ini dicatatkan pelatih berusia 50 tahun ini sejak menukangi tim pada 2013. Menurut data Transfermarkt, sang juru taktik memetik satu kemenangan menghadapi Macan Kemayoran bareng Persegres Gresik United (2013), sekali bersama Sriwijaya FC (2016), dan dua kali menang plus satu kali seri saat mempimpin Bali United (2017-2018).

Menurut eks juru taktik Sriwijaya itu, sebagai nahkoda dirinya wajib bisa memberikan pendekatan berupa edukasi kepada pilar supaya mampu mengeksploitasi kemampuan di lapangan. Dengan begitu, performa terbaik punggawa mampu keluar sehingga sukses memperoleh hasil yang diharapkan.

"Sebagai pelatih, saya hanya bisa mengedukasi dan memberi penafsiran agar pemain bisa menunjukkan kemampuan-kemampuan sehingga bermain seperti yang diinginkan. Chemistry itu selalu yang saya bangun dalam sebuah tim," kata Widodo.

Meladeni Macan Kemayoran mampu menjadi titik kebangkitan buat Pendekar Cisadane di ajang kasta teratas Indonesia musim 2021/2022. Apalagi saat ini, Persita berada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan petikan enam angka, takluk selisih gol dari Persija Jakarta yang bertengger satu tingkat di atas.

"Widodo Cahyono Putro juga mengaku tak melihat adanya keuntungan dari absennya beberapa pemain penting di Persija Jakarta. Menurut dia, selama duel berlangsung 11 melawan 11 pertandingan akan berlangsung sengit."

"Saya kira tidak ada keuntungan. Kita berbicara 11 melawan 11 pemain dan di situ akan kami lihat perkembangan dari tim itu. Tentunya akan ada perbaikan-perbaikan dan taktikal yang baru. Perubahan-perubahan itu yang harus kami antisipasi," tegas Widodo.

Klub kebanggaan Jakmania ini akan kehilangan empat punggawa berharga dalam partai nanti. Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, dan Braif Fatari menderita cedera, sedangkan Andritany Ardhiyasa masih sakit.

Lini belakang Persita Tangerang, menerangkan klubnya pula dalam keadaan siap tempur menghadapi Macan Kemayoran di ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2021/2022. Sang pilar mengaku, tidak mempersiapkan pengawalan khusus pada punggawa tertentu pada partai nanti.

Menurut pemain Persita Tangerang ini, dalam duel seluruh klub memiliki potensi riskan yang sama. Sang punggawa berkeinginan, seluruh Pendekar Cisadane mampu fokus sepanjang duel sampai akhirnya memetik hasil yang diharapkan.

"Semuanya sama kalau sudah di lapangan. Terpenting adalah kami harus tetap fokus dan berkonsentrasi," tegas pemain 24 tahun itu.

Leave a reply "Pelatih Persita Tangerang Mengungkapkan Resep Sederhana Belum Terkalahkan Saat Bertemu Dengan Persija Jakarta"

Author: 
    author