Pelatih Persib Bandung Pesimistis Penampilan Persib Bandung, Waduh Kenapa?

239 views

Nahkoda Persib Bandung, Robert Alberts sedikit pesimistis dengan permainan anak didiknya di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 dibandingkan dengan musim lalu. Alasannya, punggawa satu setengah tahun tidak merasai atmosfer laga.

Selain itu, Maung Bandung cuma punya dua pekan untuk mengadakan persiapan meladeni ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2021/2022 yang bakal dimulai pada 20 Agustus 2021.

"Memang tidak bisa dibandingkan dengan musim lalu karena musim lalu itu sudah lama, hampir dua tahun lalu. Jadi kami tidak bisa membandingkannya, dan waktu itu kami memiliki masa pramusim yang bagus, membangun tim dengan bagus, dan memulai liga dengan tiga kemenangan," jelas Robert saat dihubungi awak media Minggu (08/08/2021).

Itu seluruhnya lanjut arsitek asal Belanda itu tentu sudah berubah dengan keadaan saat ini, terlebih saat ini para pilarnya belum mampu berkumpul bareng, bahkan masih ada beberapa punggawa yang masih berada di luar negeri dan luar Bandung.

"Liga itu, jika nantinya kami bertanding, kami tidak mempunyai persiapan yang matang karena tidak ada pramusim. Tapi, bisa ditanyakan pemain manapun, tugas mereka adalah bermain sepak bola dan menunggu untuk bisa bermain sepak bola lagi," cetus Robert.

"Sedangkan tugas tim pelatih membuat kondisi pemain sebisa mungkin ada di level yang terbaik, membangun tim untuk bisa bermain bersama dan bisa memenangkan pertandingan untuk menjuarai Liga 1. Kami mencintai itu dan kami hidup untuk itu, kini kami punya kesempatan untuk bermain lagi, jadi mari lakukan itu," lanjut Robert.

Tentang tiga punggawa Pangeran Biru yang masih di luar negeri, yaitu Marc Klok, Mohammed Rashid, dan Geoffrey Castillion, arsitek berusia 66 tahun ini mengaku ketiganya sudah diminta untuk segera berlabuh.

"Sabtu (7/8/2021) Klok sudah dalam penerbangan dan ketika dia sudah tiba di Jakarta harus melakukan karantina selama delapan hari. Rashid akan terbang hari Senin (9/8/2021) dari Chicago, jadi dia baru akan tiba Rabu (12/8/2021) dan juga melakukan karantina selama delapan hari," jelas Robert.

Sementara untuk Geoffrey Castillion, mantan juru racik PSM Makassar itu belum tahu pasti kapan sang penyerang bakal terbang menuju Indonesia dari Belanda.

"Untuk Castillion kami harus menunggu kapan dia akan mendapat vaksin di Belanda, setelah itu kami masih harus melihat reaksinya (setelah vaksin), lalu dia harus melakukan tes PCR di Belanda. Untuk yang satu itu, kami belum tahu kapan kedatangan Castillion ke sini," ungkap Robert.

Tiga pilar itu memang memilih untuk meninggalkan Kota Kembang usai Liga 1 kembali tertunda lantaran PPKM Darurat yang berubah menjadi PPKM Level 4 sampai 09 Agustus 2021.

Mantan pelatih Sarawak FA ini menambahkan, usai PPKM Level 4 berkesudahan di Bandung, seluruh anak didiknya mampu melakoni rutinitas latihan untuk membangun chemistry usai lama tidak latihan bareng.