Menyesuaikan Diri Dengan Baik di Bali United, Gavin Kwan Adsit Tertolong Leonard Tupamahu

Semisalnya Liga 1 2020 tidak mandek dan dibatalkan seperti saat ini, Gavin Kwan Adsit tentu sudah mendapat banyak peluang untuk bermain bareng Bali United pada musim perdananya itu. Sang pemain menyesuaikan diri dengan baik bareng klub asal Pulau Dewata tersebut.

Pilar berusia 24 tahun ini merupakan amunisi asli Bali yang baru-baru ini berlabuh bareng Serdadu Tridatu pada musim 2020. Sebelumnya, sang pungawa malah berlabuh dengan beberapa tim Kalimantan, seperti Mitra Kukar, Borneo FC, dan Barito Putera.

Usai berlabuh bareng tim besutan Stefano Cuggura itu pada awal 2020, punggawa berpostur tinggi 180cm ini telah bermain dalam enam duel yang dimainkan Bali United. Satu partai di Shopee Liga 1 2020 yang akhirnya mandek, dan lima duel di kancah Asia, yaitu dua pertandingan kualifikasi Liga Champions Asia dan tiga duel di fase grup Piala AFC 2020.

Eks kapten Timnas Indonesia U-16 ini menyatakan amat menikmati proses adaptasi yang gampang bareng Serdadu Tridatu. Ia mengaku seluruh teman seskuatnya sudah membantunya untuk mampu memperoleh kemudahan itu, di mana ada satu sosok spesial yang membikinnya begitu cepat mengetahui rancangan permainan klub.

"Semua pemain sebenarnya sangat membantu proses adaptasi saya bersama Bali United. Tapi, ada satu pemain yaitu Bang Leo Tupamahu yang lebih banyak membantu saya agar cepat beradaptasi bersama Bali United," ungkap Gavin Kwan seperti dilansir dari situs resmi klub.

"Bang Leo dan saya pernah satu tim di Borneo FC dan sekarang satu tim lagi di Bali United. Apalagi dia bek tengah dan saya bek kanan, jadi komunikasi dan strategi dalam tim juga sangat dibantu olehnya agar saya cepat menyesuaikan dengan permainan Bali United," lanjut pemain Timnas Indonesia itu.

Eks pemain Barito Putera itu, pula memiliki impian yang belum tercapai di dunia sepak bola. Ia ingin menjadi kampiun bareng klubnya, baik di Indonesia maupun di level Asia.

"Impian saya sebenarnya ingin merasakan juara. Saya datang ke Bali United setelah tim ini menjadi juara, tentu saya ingin merasakan juga ada di tengah perjalanan mereka menuju juara. Bila perlu juaranya terus bertahan agar saya bisa merasakan juara kompetisi tertinggi di Indonesia dan di Asia," ujar Gavin Kwan Adsit.

Gavin Kwan dan teman-teman seskuatnya saat ini masih melakoni latihan mandiri. Ia masih berkeinginan supaya ajang sepak bola mampu segera berjalan lagi supaya kualitas para pilarnya tidak terganggu.

Leave a reply "Menyesuaikan Diri Dengan Baik di Bali United, Gavin Kwan Adsit Tertolong Leonard Tupamahu"

Author: 
    author