Menjelang Menghadapi Barito Putera di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Sektor Belakang Borneo FC Menjadi Sorotan

Asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin, menyoroti kualitas lini belakang skuatnya usai menjalani dua partai di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Menurut sang pria, sektor belakang Pesut Etam masih kerap mengadakan kesalahan.

Pesut Etam sudah kemasukan dua kali dalam dua duel terakhir di ajang kasta teratas Indonesia musim 2021/2022. Gol terjadi di gawang Borneo FC terjadi pada masa-masa krusial yaitu 15 menit akhir pertandingan.

Menurut Ahmad Amiruddin, lemahnya sektor pertahanan Pesut Etam terjadi sebab tidak meratanya kualitas antarpilar. Ini menjadi pekerjaan rumah Borneo FC menyongsong meladeni Barito Putera pada duel jornada ketiga yang dihelat Jumat (17/09/2021).

"Memang ada kesalahan di lini belakang dalam dua pertandingan awal musim ini. Harusnya koordinasi harus tetap dijaga. Sekali kesalahan terjadi, maka akan jadi masalah bagi gawang kami," kata Ahmad Amiruddin.

"Jadi, jangan sampai melawan Barito kami mengulang kesalahan yang sama. Lawan kami berikutnya punya pemain depan lebih berbahaya," tegas Amir.

Klub asal Samarinda itu berada di posisi kelima klasemen sementara kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 dengan petikan tiga angka. Duel meladeni Laskar Antasari diperkirakan berlangsung sengit sebab kedua klub sama-sama ingin memetik angka penuh.

Selain tim besutan Mario Gomez itu, masalah yang sama pula dialami klub asal Banjarmasin ini menyongsong jornada ketiga ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2021/2022. Nahkoda Djadjang Nurdjaman berkeinginan segala bentuk kelalaian yang diadakan skuatnya mampu dibenahi pada pertandingan berikutnya.

"Dalam tiga pertandingan awal ini kami bertemu tim-tim tangguh. Pertandingan ketiga nanti saya pikir sangat penting buat kami," ungkap Djanur.

"Evaluasinya tetap kami harus banyak menekan, lebih variasi di lini serang, akan tetapi di lini belakang juga harus diperbaiki komunikasi dan koordinasi," jelas pelatih berusia 62 tahun itu.

Laga ini menjadi perjumpaan ke-10 sepanjang sejarah. Kedua klub punya kekuatan yang berimbang.

Pesut Etam memetik empat kemenangan, sedangkan Laskar Antasari pula menang empat kali. Adapun satu duel sisanya berkesudahan seri.

Selain perebutan tiga poin, laga nanti diyakini akan menjadi pertarungan gengsi Pesut Etam dan Laskar Antasari bakal bersaing memperebutkan status Raja Kalimantan.

Leave a reply "Menjelang Menghadapi Barito Putera di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Sektor Belakang Borneo FC Menjadi Sorotan"

Author: 
    author