Kompetisi Liga 1 Berhenti, Pemain Persik Kediri Lega Menyalurkan Hobi Naik Vespa

Para pesepak bola Indonesia punya hobi sendiri-sendiri untuk mengisi waktu kosong ketika Shopee Liga 1 2020 berhenti lantaran pandemi.

Lini belakang Persik Kediri, Vava Mario Yagalo, pula memiliki kesukaan dengan motor Vespa-nya.

Ketika ajang kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini berhenti amunisi berusia 27 tahun itu memanfaatkan waktu lowongnya berkumpul bareng @movekediri, komunitas penghobi Vespa di Kediri.

"Saya ambil sisi positif dari vakumnya kompetisi ini. Saya manfaatkan waktu berkumpul dengan keluarga, latihan bersama sesama pesepakbola, dan sekali-kali kopi darat dengan komunitas Vespa Kediri," katanya.

Amunisi asal Kediri ini menyatakan baru satu tahun ini berlabuh dengan @movekediri.

"Dua tahun lalu, saya sudah beli Vespa saat masih main di PS Tira. Tapi saya baru setahun gabung dengan komunitas di Kediri, sejak saya main di Persik. Sekarang saya punya banyak teman di luar sepakbola," tuturnya.

Mantan pilar PS Tira ini memilih Vespa Sprint Notte 150 CC produksi 2019. Alasannya, motor ini keluaran teranyar dan lebih gampang merawatnya.

"Saya suka semua jenis Vespa, baik yang klasik maupun modern. Tapi untuk berkendara, saya memilih yang modern. Selain mudah perawatannya, suku cadangnya juga gampang dicari," ujarnya.

Secara berkala, mantan punggawa Persija Jakarta itu dengan temannya di @movekediri. Itu pun kalau waktunya tidak bertabrakan dengan acara sepak bola.

"Akhir tahun kemarin, kami kumpul dan membahas agenda Jambore Nasional Vespa yang akan diadakan di Lombok, NTB. Saya belum bisa ikut turing jarak jauh. Sementara rute tur terjauh saya ke Tawangmangu, Jateng. Ya, karena saya harus membagi waktu dengan sepakbola," ucapnya.

Leave a reply "Kompetisi Liga 1 Berhenti, Pemain Persik Kediri Lega Menyalurkan Hobi Naik Vespa"

Author: 
    author