Kehadiran Eks Bomber Persipura Jayapura ke Borneo FC Mungkin Bakal melahirkan Korban

Kehadiran Boaz Solossa ke Borneo FC terancam memakan korban. Keberadaan sang pilar, membikin sektor serang tim asal Samarinda itu semakin sesak.

Total, Pesut Etam memiliki sebelas punggawa yang dapat diturunkan dalam tiga posisi di sektor depan, termasuk pilar kelahiran Sorong itu.

Pemain berusia 35 tahun ini kemungkinan tidak bakal diplot sebagai striker tengah. Karena, tim besutan Mario Gomez itu sudah punya Francisco Torres dan Guy Junior. Borneo FC pula masih memiliki Amer Bekic, yang kemungkinan bakal dipinjamkan ke tim lain.

Pilar berpostur tinggi 171cm itu akan diproyeksikan sebagai gelandang. Di posisi itu, sang pemain bakal bersaing dengan nama-nama semodel semodel Terens Puhiri, Wawan Febrianto, sampai Fajar Fathur Rahman.

Kelebihan sektor serang membuat keadaan ini menjadi mubazir. Manajemen Pesut Etam masih menanti petunjuk dari juru racik Mario Gomez apakah butuh meminjamkan pilarnya atau tidak.

"Kami kembalikan ke tim pelatih jika ada pemain yang mau dipinjamkan atau tetap dipertahankan. Nanti akan kami bahas itu dengan tim pelatih," kata manajer Borneo FC, Farid Abubakar.

"Tim pelatih ingin Boaz Solossa. Mereka memang butuh. Tapi, tidak menutup kemungkinan untuk meminjamkan pemain di lini depan ke klub lain," jelas Farid.

Farid pula mengungkapkan bahwa kehadiran eks punggawa Cersae itu adalah permintaan dari pelatih asal Argentina itu. Sang penyerang dikontrak selama dua musim.

Farid menuturkan, eks pelatih Persib Bandung ini masih memerlukan striker lokal dengan label senior. Kebetulan, Pesut Etam memiliki peluang besar untuk menggaet mantan bomber Timnas Indonesia itu setelah didepak oleh Persipura Jayapura.

Bareng kompatriotnya, Yustinus Pae, mantan ujung tombak Timnas Indonesia U-23 itu dicoret oleh Mutiara Hitam sebab dianggap menjalankan indisipliner berat yang berulang.

"Pelatih kami membutuhkan penyerang lokal senior. Semua berjalan dengan lancar dan Boaz memilih Borneo FC," ujar Farid.

Meskipun eks pemain Perseru Serui itu memiliki hubungan dekat dengan Presiden tim, Nabil Husein dan COO, Ponaryo Astaman, Farid menerangkan bahwa berlabuhnya sang pilar murni rekomendasi dari nahkoda berusia 64 tahun itu.

"Ini sebenarnya kemauan dari tim pelatih. Mereka meminta satu striker lokal lagi, tapi yang sudah berpengalaman. Pelatih ingin, kami berikan," tutur Farid.

Striker: Francisco Torres, Guy Junior, Rabbani Tasnim, Amer Bekic.

Winger: Boaz Solossa, Fajar Fathur Rahman, Arya Gerryan, Terens Puhiri, Muhammad Faturrahman, Muhammad Sihran, Wawan Febrianto.