Kegiatan Akademi Arema di Masa Wabah Virus COVID-19: Latihan Virtual Sampai Beralih Lapangan

Arema FC tidak menghelat latihan bareng di masa PPKM Darurat diberlakukan, yaitu 03 Juli - 09 Agustus. Mereka latihan secara virtual untuk menyiapkan diri menyongsong kompetisi BRI Liga 1 2021/2022.

Tetapi gerakan berbeda diambil klub akademi Arema. Wadah yang menaungi punggawa kelompok umur 10-20 tahun ini belakangan latihan bareng di lapangan.

Bukan berarti mereka mengabaikan saran pemerintah selama PPKM Darurat. Tapi klub Akademi Singo Edan tetap mengadakan protokol kesehatan yang sudah disusun.

Mereka menyembunyikan tempat latihan yang baru dari pihak umum selama PPKM Darurat berlaku. Selain setiap kelompok umur dibagi tempat latihannya. Sehingga tidak banyak kerumunan yang terjadi.

“Sekarang latihan mulai jalan dengan menggunakan 3-4 lapangan berbeda. Sekarang ada perubahan tempat latihan yang sifatnya situasional. Karena latihan merupakah hal terpenting bagi pesepak bola,” kata Agus Yuwono, Direktur Teknik Akademi Arema.

Sebelumnya, Akademi klub asal Malang itu latihan di Lapangan Rampal, Kota Malang. Tapi lokasi itu ditutup selama PPKM Darurat.

Usai dapat tempat latihan anyar, mereka menghelat latihan tiga kali seminggu. Tiap kelompok umur dibedakan hari dan jam latihannya.

“Kami tetap berupaya tetap latihan, tapi juga menjalankan protokol kesehatannya. Hal itu tidak bisa diabaikan dalam masa pandemi seperti ini,” sambungnya.

Sesungguhnya, Akademi Singo Edan pernah menghelat latihan virtual di awal PPKM Darurat. Berbagai penyesuaian diadakan. Skuat nahkoda Akademi Arema beberapa kali mengadakan meeting untuk membikin program yang pas. Tapi tidak seluruh pilar memiliki tempat latihan atau alat yang menunjang latihan virtual sehingga hasilnya kurang maksimal.

“Sekitar seminggu sempat dicoba latihan virtual. Tentu hasilnya lebih maksimal latihan dilapangan,” tegas Mantan pelatih Perseru Serui ini.

Tapi kenapa Akademi Singo Edan tidak meliburkan punggawa? Padahal ajang di kelompok umur seperti Elite Pro Akademi belum pasti kapan bakal dilaksanakan.

Bagi Agus, justru latihan di masa seperti ini mampu membikin imun punggawa lebih apik. Selain itu, Akademi Singo Edan mengantisipasi kalau sewaktu-waktu ajang Elite Pro Akademi dihelat sewaktu-waktu.

“Sekarang masih menunggu ijin kompetisi. Saya pikir tidak ada keputusan yang mendadak dari PSSI. Asalkan kami selalu siap. Kami tekankan kepada pemain agak mereka dalam kondisi siap berlatih maupun bertanding,” tegasnya.