Gaselly Jun Panam Pindah ke Timnas Putri Indonesia

484 views

Persebaya Surabaya kembali kehilangan satu personel untuk melintas musim anyar. Kali ini giliran arsitek fisik Gaselly Jun Panam yang berpamitan kepada Bajol Ijo.

Eks pelatih fisik Tira Persikabo itu sudah menyampaikan salam perpisahan kepada tim asal Kota Pahlawan ini via postingan kiriman di akun Instagramnya. Sekarang, sang nahkoda fisik membantu Timnas Putri Indonesia yang sekarang dilatih oleh Rudy Eka Priyambada.

"Saya sudah pamit, musim depan sudah tidak di Persebaya. Alhamdulillah, dapat 'panggilan negara' di Timnas Sepak Bola Wanita," kata pria berusia 34 tahun tersebut.

Pria lulusan Universitas Negeri Jakarta ini sesungguhnya cuma sejenak bekerja untuk klub kebanggaan Bonek dan Bonita itu. Dia baru berlabuh pada awal musim 2020 usai sebelumnya masuk staf kepelatihan Tira Persikabo. Dia menjadi bagian Persebaya yang menjuarai Piala Gubernur Jatim 2020.

Usai itu, Bajol Ijo cuma pernah menjalani dua laga Shopee Liga 1 2020 sebelum dimandekkan akibat wabah virus Corona. Pria berusia 34 tahun ini mengaku amat senang mampu bekerja di staf kepelatihan Persebaya yang berisi legenda hidup tim.

"Kesannya sangat senang dan pasti bangga, bekerja dengan staf pelatih yang notabenenya legenda Persebaya semua. Alhamdulillah, juga pernah jadi bagian mengukir sejarah menjuarai Piala Gubernur Jatim kemarin," imbuhnya.

Sekretaris Bajol Ijo, Ram Surahman, membetulkan Gaselly sudah berpamitan kepada pihaknya. Dia berkeinginan sang juru latih fisik bisa terus mengembangkan kemampuannya apalagi peluang ini hadir untuk berkontribusi bagi Timnas Indonesia.

"Dia sudah berpamitan. Dia diminta Rudy Eka untuk membantu Timnas Wanita. Kami tidak pernah menghalang-halangi. Semoga bisa membawa harum merah putih. Ini tugas negara juga," ucap pria asal Gresik itu.

"Kalau dari kepentingan Persebaya sendiri, waktu itu berharap tim pelatih masih solid untuk bisa bersama-sama. Tapi, sama halnya dengan pemain ketika ada pilihan yang memang harus diambil kami menyerahkan sepenuhnya," ujarnya.

Angkat kopernya Gaselly membikin Bajol Ijo wajib mencari nahkoda fisik anyar. Pasalnya, mereka tidak punya stok pelatih untuk jabatan tersebut. Perekrutan pula butuh diadakan kalau sudah ada kejelasan jadwal ajang musim ini.

"Kebutuhan pelatih fisik vital, kami pasti cari pengganti. Setelah nanti ada kepastian, kami akan konsolidasi. Kalau nanti ada kepastian kapan, kami bisa mulai buat rencana, kami mulai susun kekuatan tim," tutur Ram.

Menariknya, Gaselly akan bekerja sama dengan Rudy Eka Priyambada yang pula sempat masuk staf kepelatihan Bajol Ijo. Rudy tercatat menjadi pelatih fisik Persebaya pada 2019, ketika ditukangi oleh Djadjang Nurdjaman.