Brian Ferreira Resmi Angkat Koper Dari Persela Lamongan

306 views

Isu kepergian Brian Ferreira dari Persela Lamongan ternyata betul adanya. Lewat laman Instagramnya, sang pemain menyampaikan salam perpisahan kepada loyalis klub asal Kota Soto tersebut.

Punggawa kelahiran Argentina itu merupakan salah satu panic buying Laskar Joko Tingkir di kompetisi Liga 1 2020. Ketidakberhasilan meraih kemenangan di tiga duel pertama membikin manajemen memilih jalur pintas. Shunsuke Nakamura dan Jasmin Mecinovic dicoret prematur.

Bareng eks striker Badak Lampung, Marquinhos, keduanya diinginkan mendongkrak penampilan klub secara instan. Namun sayangnya, keduanya tidak pernah unjuk kemampuan di hadapan publik Lamongan.

Corona keburu menerjang dan usai penundaan berlarut-larut, ajang musim lalu akhirnya dibatalkan. Pemain asal Brasil itu angkat koper lebih dulu ketika ajang kasta tertinggi Indonesia tidak pasti juntrungannya. Gerakan serupapun diambil amunisi berusia 27 tahun itu yang menganggap keputusan ini merupakan gerakan terbaik bagi kedua belah pihak.

"Melanjutkan perjalanan di klub lain adalah yang terbaik untuk Persela dan untuk saya. Saya ingin berterima kasih kepada masyarakat Lamongan dan berharap mereka sukses. Terima kasih Persela Lamongan," tulisnya.

Pilar berpostur tinggi 176cm itu perdana kali menjejakkan kakinya di Indonesia dengan membela PSS Sleman pada kompetisi Liga 1 2019. Pernah dibimbangkan, gol cepatnya ke gawang Arema FC pada duel pertama bisa merebut hati pendukung.

Penampilannya terus terjaga dan membawa kepak sayap klub asal Sleman itu terus membumbung tinggi. Namun mimpi indah itu buyar seketikan sebab cedera parah yang membikinnya wajib menepi sampai akhir musim.

Madura United kemudian hadir untuk menyelamatkan kariernya, namun yang terjadi kemudian justru di luar dugaan. Eks punggawa Coquimbo Unido itu dianggap tidak bisa menyesuaikan diri dalam skema permainan.

Dia didepak cuma satu pekan menjelang ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2020 bergulir. Namun akhirnya Laskar Joko Tingkir yang sedang kelelahan hadir 'meminta bantuannya' meskipun akhirnya mantan pilar Johor Darul Ta'zim ini angkat koper tanpa sekalipun menyapa publik Lamongan.